Cinta Allah dan Seluruh Umat Manusia

oleh
19 Maret 2009
Sosial Buttons oleh Linksku

Terlalu sering kita menemukan diri kita bertindak seperti beberapa orang Yahudi lakukan pada saat Kristus kita fokus begitu banyak pada perintah-perintah yang kita diminta untuk hidup bahwa kita kehilangan gambaran besar.

prayer

Pada hari kedua setelah Yesus tiba di Yerusalem, sebelum penyaliban dan kebangkitan-Nya, ia adalah di kuil mengajar orang banyak. Dalam upaya untuk "melibatkan" Kristus, seorang Farisi, yang adalah seorang pengacara, meminta-Nya: "Guru, yang merupakan perintah terbesar dalam hukum Taurat?" Yesus jawaban:

"Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan yang kedua adalah yang serupa itu, Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi "( Matius 22:36-41 , huruf miring ditambahkan untuk penekanan).

Apa yang Kristus maksudkan ketika ia mengatakan bahwa segala perintah dan nabi bertahan mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama Anda? Semua perintah dan ajaran-ajaran para nabi, baik modern dan kuno, yang berpusat, dibangun, dan tergantung pada dua prinsip sederhana. Apakah mengherankan bahwa Kristus mengajarkan, "Jika kamu mengasihi Aku, perintah-Ku" ( St Yohanes 14:15 )?

03tailor2600

Kita sering menemukan diri kita menghitung-hitung perintah-perintah yang kita butuhkan untuk hidup-berdoa setiap hari, mempelajari tulisan suci, menghadiri gereja, berbicara dengan cinta untuk orang di sekitar kita, bersyukur atas segala hal, bukan menghibur pikiran tidak bermoral, dan daftar bisa terus dan pada. Jika kita membiarkan diri kita menjadi macet dengan hidup semua perintah-perintah ini, sering menyebabkan putus asa, karena kita menyadari bahwa tidak mungkin untuk melakukan atau tidak melakukan semuanya dengan sempurna-harga pemuridan bisa tak tertahankan. Jika kita lebih akan mengalihkan perhatian kita dan fokus untuk dua perintah besar, mencintai Tuhan dan mencintai semua umat manusia, sisa perintah akan mengurus diri sendiri. Doa akan terjadi secara alami dan bermakna. Menjaga pikiran murni akan lebih mudah, berbicara dengan kebaikan dan kasih kepada setiap orang akan sifat kedua. Kami akan berbalik dari dosa jauh lebih mudah dan jauh lebih cenderung untuk melakukan apa yang Yesus akan lakukan, karena kasih Allah dan mengasihi seluruh umat manusia yang membakar dalam hati kita.

Mengasihi Allah dan mengasihi sesama benar-benar adalah dua perintah besar. Jika kita akan fokus pada dua hal ini, akan ada apa-apa selain sukacita dan damai yang mengalir ke dalam hidup kita.

Tinggalkan Balasan